Jatim, panahhukum - Di bawah terik matahari Senin, 6 Juli 2026, sebuah operasi senyap membuahkan hasil gemilang di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. URC Tim Cacing Api dari Jatanras Polda Jatim, yang dipimpin oleh AKP Fauzi sebagai Kanit dan Ka TIM Aipda Sigit, sosok yang lebih dikenal dengan julukan "Hellboy Polisi Langit" berhasil membekuk seorang pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah lama diburu. Penangkapan ini menjadi bukti ketangguhan tim dalam memutus rantai kriminalitas yang meresahkan masyarakat di Jawa Timur.
Operasi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB ini bukanlah hasil kerja semalam. Penangkapan tersebut merupakan buah dari pengejaran intensif setelah serangkaian aksi pencurian terungkap di berbagai wilayah. Jejak pelaku mulai tercium oleh aparat kepolisian pasca-insiden pencurian yang terjadi di sekitar Bangil, Pasuruan, pada dini hari pukul 03.00 WIB di hari yang sama.
Berbekal data dari rekaman CCTV di lokasi kejadian Bangil serta melakukan penyisiran serta ketekunan dalam dalam analisis mendapatkan petunjuk kunci tersebut, tim segera melakukan pengejaran hingga akhirnya memojokkan tersangka di wilayah Kecamatan Kejayan. Pelaku tak berkutik saat diringkus oleh Tim Cacing Api tepat setelah ia menyelesaikan transaksi ilegal sebuah kendaraan roda empat jenis pikap.
Investigasi mendalam pasca-penangkapan mengungkap rekam jejak kriminal pelaku yang cukup mencengangkan. Tersangka diketahui bukan sekadar pemain lokal, melainkan spesialis yang telah beraksi di setidaknya tiga tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Aksi-aksi tersebut meliputi pencurian mobil pikap di Jember kota, mobil pikap di Bangil, serta satu unit sepeda motor Honda Beat di Kecamatan Sempolan, Jember. Keberhasilan mengungkap keterkaitan antar-TKP ini menjadi bukti bahwa pelaku merupakan pemain lintas daerah yang cukup terorganisir.
Keberhasilan Aipda Sigit dan timnya dalam mengamankan pelaku di Kejayan mendapat apresiasi tersendiri. Di tengah tantangan pengungkapan kasus curanmor yang seringkali sulit dilacak, kolaborasi antara ketekunan dalam melakukan tugas dan taktik lapangan yang dipimpin oleh "Hellboy Polisi Langit" terbukti efektif. Penangkapan ini tidak hanya menghentikan aksi pelaku, tetapi juga memberikan napas lega bagi para pemilik kendaraan di Jember dan Pasuruan yang sebelumnya merasa terancam oleh serentetan pencurian tersebut.
Kini, tersangka telah berada di tangan pihak berwenang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pelaku kejahatan bahwa jejak sekecil apa pun, baik itu dari rekaman CCTV, akan selalu membawa polisi pada titik temu, secepat apa pun pelarian yang mereka lakukan. Bagi masyarakat, peristiwa ini menjadi pesan untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian guna mempersempit ruang gerak tindak kriminal di wilayah mereka.
